• Art of Costume “Reflection” Menyapa Masyarakat Luas

    Himpunan Mahasiswa Tata Rias dan Busana (Himtarius) telah merancang sebuah konsep acara dengan menghadirkan karya fashiom bercita rasa seni yang menyelami ayat-ayat kauniyah Tuhan lewat bencana alam: tsunami, kebakaran hutan, gunung meletus, kekeringan, dan longsor. Lewat Art of Costume (AOC) ini telah melahirkan talenta-talenta muda serta menghasilkan karya busana dengan kesan yang mengerikan, dramatis, menyentuh, namun tetap fashionable.Mengingat fashion itu sendiri tidak selalu berkaitan dengan hasrat dan kebutuhan.

    Setelah 42 karya desainer muda mahasiswa/i program studi Tata Rias dan Busana ISBI Bandung ditampilkan dalam acara Art of Costume yang bertemakan Reflection: “What Goes Around Comes Back Around” pada tanggal 2 Februari 2018 di Gedung Kesenian Sunan Ambu, kini  hadir kembali di Bandung Trade Center (BTC) Fashion Mall, Jl. Dr. Junjunan no 143-149, Pasteur,Bandung, 19-21 Februari 2018.

               Acara tersebut dibuka hari Senin, 19 Februari 2018 dengan menampilkan fashion show kostum adibusana yang memiliki subtema tsunami dan gunung meletus. Hari berikutnya, 20 Februari 2018 dilanjutkan dengan subtema kebakaran hutan, kekeringan, dan longsor.

               Adapun 5 karya yang dipamerkan dari masing-masing subtema bencana alam. Dimulai dari subtema ‘longsor’ dengan judul la debutkarya Izza Nabila Mujahidah, Dirik’ikarya Hilmi Nurul Hidayah dari subtema ‘kekeringan’, The Oscurokarya Resa Rosiana dari subtema ‘gunung meletus’, The Waveskarya kelompok The Gloomydari subtema ‘tsunami’, serta Flamekarya kelompok Croco Twinkle dari subtema ‘kebakaran hutan’.

               Selain itu, fashion show yang disajikan pada tanggal 21 Februari 2018 sebagai penutup acara diantaranya beberapa busana ready to wear bertajuk Grey zone trendforcasting2017-2018 dengan subtema Digitarian, Archean, Vigilant, dan Cryptic. Kemudian beberapa gaun hasil rancangan Alimi Nur Hikmah alumni Tata Rias dan Busana angkatan 2013 dengan judul karya ‘Gurilap (Garut gemerlap)’. Selanjutnya disusul beberapa kostum hasil karya inaugurasi mahasiswa/i Tata Rias dan Busana angkatan 2017 dengan judul ‘Fiction Show’ yang terinspirasi dari musim di dunia.

               Rancangan karya yang ditampilkan tersebut tentu saja tidak hanya untuk hiburan semata melainkan terkandung pesan dan makna yang ingin disampaikan oleh desainernya. Setiap bentuk, warna, dan detailnya diharapkan mampu menyampaikan rasa bagi yang melihatnya terutama masyarakat awam.

               Oleh karena itu, lewat acara ini diharapkan juga potensi dan kreativitas mahasiwa/i Tata Rias dan Busana ISBI Bandung lebih dikenal masyarakat luas serta dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional. 

     

    Jadwal Pameran Art of Costume di BTC Fashion Mall, Pasteur 

    19 Februari 2018   Pukul  15.00 - 18.00 Pameran dan Fashion Show, subtema : Tsunami dan Gunung Meletus

    20 Februari 2018  Pukul  15.00 - 18.00  Pameran dan Fashion Show, subtema : Kebakaran Hutan, kekeringan dan longsor

    21 Februari 2018   Pukul  14.00 - 16.00 Pameran dan Fashion Show, subtema : Grey Zone, Alimi Gurilap dan Fiction

  • Ketika Fashion dan Bencana Alam Berkolaborasi di ISBI Bandung

       

    Bencana alam merupakan rangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam atau ulah manusia itu sendiri dan bisa mengakibatkan kerusakan alam serta dampak psikologis bagi yang merasakannya. Tapi, bagaimana jika kejadian tersebut diterjemahkan ke dalam karya busana? Pada hari Jum’at, 2 Februari 2018, mahasiswa/i program studi D4 Tata Rias dan Busana FSRD akan mengelar sebuah acara Art of Costume (AOC) dengan mengangkat tema “Reflection: What goes around comes back around”yang mengemas nilai estetika dari rangkaian peristiwa bencana alam melalui sebuah busana. Diantaranya dengan subtema tsunami, gunung meletus, kebakaran hutan, kekeringan, dan tanah longsor. Acara tersebut akan dilaksanakan di Gedung Kesenian Sunan Ambu, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI), Bandung, pukul 19.00 WIB.

    Tema “Reflection”yang berarti cerminan dipilih dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap alam sekitar, karena pola tingkah manusia yang berdampak terhadap kerusakan alam secara sadar atau tidak manusia sendiri juga yang akan merasakan akibatnya.

    Ide-ide kreatif dari 42 kostum adibusana hasil rancangan para designermahasiswa/i Tata Rias dan Busana angkatan 2015 dan 2016 akan tampil saat fashion showpada malam tersebut. Tidak lupa juga disuguhkan oleh penampilan dari Piktorial Actors Laboratory yang akan memukau para penonton dengan memvisualisasikan kejadian bencana alam melalui performing art.

    Acara ini terbuka bagi masyarakat luas, terutama para pemerhati, penikmat, dan orang-orang yang bergerak di bidang fashion. Menurut ketua pelaksana Art of Costume, Ghyna Rahmilah Anwar, dengan diadakannya acara ini, dapat mengukur tingkat apresiasi masyarakat terhadap karya seni fashion. -Nurul Qurrota Ayun-  

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Musik Bambu

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Biro Akademik dan Umum

SIMPT