Berita ISBI Bandung


Pandemi covid-19 tidak menyurutkan semangat Program Pascasarjana Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung untuk produktif membuat kegiatan yang mengoptimalkan potensi seni dan budaya di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya International Cultural Arts Space (ICAS) Festival 2021 yang bertemakan "Literacy for Resilience" pada 21-24 September 2021. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring via Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui Youtube channel Pascasarjana ISBI Bandung. 

ICAS Fest telah dilaksanakan sejak 2019. Namun, dikarenakan pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak tahun 2020, maka Perhelatan ICAS Fest tahun 2020 hingga tahun ini terpaksa dilaksanakan secara daring.

Alih-alih mengalami degradasi intelektual akibat pandemi, ICAS Fest 2021 memacu penggiat seni dan budaya untuk tetap berkarya dengan membuat seminar internasional, pelatihan menulis karya, lomba menulis dan membaca puisi, kritik seni, pameran, pemutaran film, pertunjukan musik virtual, pertunjukan tari dan teater, serta peragaan busana. Tidak hanya itu, ICAS Fest 2021 menghadirkan Ari Rudenko, seorang Art Director dan Choreographer yang berhasil mengepakkan karirnya di Amerika, pada salah satu rangkaian kegiatannya yaitu “Talkshow on International Dance”.

Selain pada talk show, narasumber inspiratif lainnya juga dihadirkan pada seminar internasional bertajuk SoCIETY #3: "Literasi Seni & Budaya Maritim Menuju Supremasi Nusantara" yang dilaksanakan pada 22 September 2021. Beberapa narasumber tersebut datang dari lokal dan mancanegara diantaranya adalah Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. (Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi), Dr. Phang Kong Chien (Kepala Pusat Studi Pascasarjana, Universitas Teknologi Mara UiTM, Malaysia), dan Horst Liebner, Ph.D. (Antropolog Maritim - Jerman). 

Rektor ISBI Bandung, Prof. Dr. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum., pada sambutannya mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi tahun ke-2 bagi Program Pascasarjana ISBI Bandung bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dalam ICAS Festival. Program kerja sama ini dicanangkan sebagai bentuk dukungan terhadap ISBI Bandung atas usahanya memberikan pengenalan kekayaan budaya maritim di Indonesia kepada generasi milenial khususnya mahasiswa mahasiswi Pascasarjana ISBI Bandung. 


Selaku Direktur Pascasarjana ISBI Bandung, Dr. Yanti Heriyawati, S.Pd., M.Hum. juga pada kesempatan hari itu memberikan apresiasi kepada para narasumber lokal maupun internasional yang menyempatkan waktunya untuk membagikan ilmu seni dan budaya dalam kegiatan ICAS Fest 2021. 
 
Sebagai narasumber pertama pada kegiatan seminar internasional ICAS Fest 2021, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P. memberikan paparan mengenai ‘Kolaborasi Seni dan Teknologi untuk Memperkuat Seni Budaya Bahari Indonesia’. Singkatnya, beliau menjelaskan mengenai kekayaan dan potensi bahari Indonesia yang diperhitungkan dunia.

“Tentu saja kita sangat bangga karena Indonesia memiliki laut yang begitu luas dimana garis pantai kita adalah garis pantai terpanjang dan juga mempunyai jumlah pulau lebih dari 17.000. Kemudian nelayan kita lebih dari 6 juta orang, lahan budidaya ikan kita lebih dari 12000 km2. Lalu, yang sangat membanggakan adalah nilai ekspor komoditas dari perikanan ini lebih dari 2 miliar US$,” jelasnya. 

 
Selain itu, seminar internasional ini menjadi ajang pertukaran gagasan kebudayaan antar negara. Dr. Phang Kong Chien yang merupakan Kepala Pusat Studi Pascasarjana, Universitas Teknologi Mara UiTM, Malaysia, melalui paparannya bertajuk ‘Kisah Putri Hang Li Poh ke Kekaisaran Malaka: Inisiasi Transkulturalisme dan Inspirasi Musik’ menjelaskan bahwa kebudayaan Malaysia saat ini sangat dipengaruhi oleh budaya China. Akulturasi kebudayaan China dan Malaysia pertama kali muncul pada era Hang Li Poh. Pernikahannya dengan Sultan Mansur Shah (Sultan Melaka, 1456 - 1477) memberikan pengaruh yang besar pada kebudayaan Malaysia. Tidak hanya China, adanya akulturasi budaya antara Malaysia dan budaya barat dapat terlihat dari unsur musik piano pada lagu yang diputar oleh narasumber. 

Jika dibandingkan, Indonesia pun mengadopsi banyak hal dari bangsa Tiongkok baik dari bidang teknologi, kuliner, bahasa, dan arsitektur. Bahkan, beberapa agama yang tersebar di Indonesia saat ini ada campur tangan dari Tiongkok. 
 

Berkaitan dengan kemaritiman, narasumber terakhir merupakan seorang Antropolog Maritim dari Jerman yakni Horst Liebner, Ph.D. Ia begitu terpesona dengan tradisi bahari tradisional Indonesia sehingga akhirnya meneliti dan menyelesaikan gelar Ph.D.-nya di University of Leeds. Beliau menjelaskan tentang karakteristik dan pola pembuatan kapal. Sebelum pada kesenian lainnya, manusia bergerak pada kesenian arsitektur. Kapal merupakan artefak yang paling kompleks yang dibuat secara rutin sebelum revolusi industri. 

“Untuk membuat kapal perlu seni, imajinasi, konsep, antara ritual dan kebutuhan ekonomi,” jelasnya. 

Di sela-sela seminar, terdapat apresiasi kekayaan bahari Indonesia yang ditunjukan melalui karya seni diantaranya: Visual Bahari Siluet Perempuan Pesisir oleh Yanti Heriyawati, Afri Wita, Een Herdiani, Ganesha Asha, Hany Sulistia, Ari Sakti, dan Deara; Pertunjukan Tari Mapag Pamayang Een Herdiani, Yanti Heriyawati, Afri Wita, dan Siti Hani Rohaeni; Serta Musikalisasi Puisi Wangsa Bahari oleh Endang Caturwati, Ismet Ruchimat, Herry Subiantoro (Pascasarjana ISBI Bandung), dan Gautam (Jawaharlal Nehru University (JNU), New Delhi, India). 
  
Perhelatan ICAS Fest 2021 tidak berhenti di hari itu. Bertepatan dengan hari maritim nasional, 23 September 2021 merupakan puncak dari kegiatan ICAS Fest 2021 dimana terdapat persembahan beberapa karya seni lain seperti fashion show, dance theatre, pertunjukan tari dan musik, serta pertunjukan wayang. **

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Angklung dan Musik Bambu
  • Seni Tari Sunda

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Lembaga


Unit Pelaksana Teknis

  • UPT Perpustakaan
  • UPT Teknologi Informasi
  • UPT Ajang Gelar dan Busana Pertunjukan
  • UPT Kantor Urusan Internasional

Biro Akademik dan Umum

  • Bag. Akademik dan Kemahasiswaan
    • Subbag. Akademik
    • Subbag. Kemahasiswaan
  • Bag. Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat
    • Subbag. Perencanaan
    • Subbag. Kerja sama dan Hubungan Masyarakat
  • Bagian Umum dan Keuangan
    • Subbag. Keuangan
    • Subbag. Tata Usaha, Hukum dan Kepegawaian
    • Subbag. Rumah Tangga dan Barang Milik Negara