Berita ISBI Bandung

 

Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sukses gelar dramatari perdana yang dilakukan secara hybrid sejak pandemi covid-19 melanda dunia. Dramatari bertajuk “Pemetik Taman Seribu Bulan” yang langsung disutradarai oleh Prof. Dr. Arthur Supardan Nalan, S.Sen, M.Hum yang juga sebagai penulis naskah berhasil mengobati rindu yang membuncah pada hati masyarakat terutama hati para penikmat seni. Dramatari yang diselenggarakan pada hari Selasa (28/12/2021) di Gedung Kesenian Sunan Ambu Kampus ISBI Bandung dan live streaming pada kanal youtube official ISBI Bandung merupakan kolaborasi tiga fakultas ISBI Bandung yakni Fakultas Seni Pertunjukan dengan seni tari, suara dan musik serta multimedia; Fakultas Seni Rupa dan Desain dengan penataan artistik; Fakultas Budaya dan Media dengan pengambilan gambar dan video.
“Inilah yang kita tunggu-tunggu di saat 2 tahun  kita puasa untuk tidak bisa menonton secara langsung pertunjukan-pertunjukan dan saya kira malam ini mudah-mudahan semuanya terobati meskipun kita masih menggunakan pola hybrid,” kata Dr. Suhendi Afryanto, S. Kar., MM selaku Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerja sama dan pengarah pada dramatari ini.
Dramatari ini terinspirasi dari lakon wayang tradisional yaitu Somantri Gugur dan Sokasrana Lena. Dua lakon tersebut menjadi dua perlambangan sifat manusia yang fisik dan rupa bagus, belum tentu batinnya bagus pula, sebaliknya yang fisik dan rupa buruk, batinnya bisa bagus. Konsep halus dan kasar selalu berdampingan, berpasangan, atau berlawanan yang sering dicerminkan melalui kisah-kisah teladan wayang.
ISBI Bandung ingin terus menghidupkan wayang wong dimana kali ini pertunjukkan dalam bentuk dramatari. ISBI Bandung memiliki program untuk menjadi pusat informasi dari wayang wong priangan di masa depan. Dramatari ini menjadi salah satu embrio untuk menyajikan kepada masyarakat bagaimana wayang wong diangkat kembali untuk menjadi sajian yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.

TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG

“InsyaaAllah secara bertahap kita akan kembali mengangkat wayang dengan dialog-dialog dari para penari yang mungkin saat ini sudah sangat jarang,” jelas Prof. Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum, Rektor ISBI Bandung dan selaku penasihat pada pagelaran ini.
Ia pun menyampaikan bahwa saat ini ISBI Bandung juga dalam proses pembuatan film jabang tutuka yang akan disajikan pada tahun 2022 ini.
“Mudah-mudahan dramatari ini akan terus hidup di priangan terutama di ISBI Bandung,” imbuhnya.
Begitu juga dengan Dr. Suhendi yang menyebutkan jika pertunjukan seperti ini rutin diselenggarakan oleh ISBI Bandung, akan menjadi terobosan bagi institusi dalam membuktikan kepada publik bahwa setiap saat institusi ini terus berinovasi di dunia kreativitas.
“Kita harap ke depan, ini bisa juga tidak hanya seputar ISBI Bandung tetapi juga di masyarakt lebih luas supaya ada semacam kontribusi kepada masyarakat bahwa bagaimana perkembangan seni pertunjukan itu terus bergulir,”tuturnya.

TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG

Dramatari Pemetik 1000 Bulan mengisahkan dua bersaudara (Somantri dan Sokasrana) yang memperlihatkan cerminan Tekad Ucap Lampah Yang Jumawa dijalani Somantri dan Tekad Ucap Lampah Welas Asih Jembar Manah yang dijalani Sokasrana. Somantri yang berjuang dengan ambisinya menemukan kehampaan karena sombong dan angkuh. Ia yang mengabdi ke Kerajaan Maespati justru menantang Raja Arjuna Sasrabahu yang ternyata sakti mandraguna dengan mengubah dirinya menjadi raksasa Triwikrama (menggenggam dunia). Somantri dihukum harus memindahkan Taman 1000 Bulan (dalam lakon tradisi Taman Sriwedar). Somantri yang sedang kebingunan ditemukan oleh Sokasrana. Ia bersedia membantu kakaknya memindahkan taman tersebut dengan syarat Somantri tidak lagi meninggalkan Sokasrana. Somantri pun menyanggupinya. Sokasrana dengan kesaktiannya dapat memindahkan taman dengan mudah. Kerajaan Maespati menjadi terang benderang. Putri Citrawati bercengkrama dengan para dayangnya kaget melihat ada raksasa buruk rupa (Sokasrana) yang mencari Somantri. Somantri tiba dan meminta Sokasrana untuk pergi. Somantri menakut-nakuti Sokasrana dengan gondewa dan anak panah. Tiba-tiba anak panah melesat menembus dadanya. Sokasrana pun mati dijemput para bidadari dan berjanji akan menjemput Somantri ketika gugur oleh Raja Sakti Rahwana kelak nanti.

 

TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG

 

TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG

 “Kita sebagai manusia, mempelajari nilai-nilai dari kearifan lokal untuk bisa menghadirkan sebuah pesan tapi dalam kemasan dramatari kontemporer,”tutur Prof. Arthur.

Dramatari berlansung selama kurang lebih 45 menit yang dipadupadankan dengan berbagai unsur dan komponen yang berjaya menggali karakter-karakter wayang yang ada di dalamnya baik dari segi koreografi, pilihan musik yang dimainkan, intonasi narator dengan narasi yang bagus, kostum yang menawan, artistik pentas yang pas yang menghidupkan pertunjukan ini.
Prof. Arthur menyebutkan bahwa menyatukan seluruh komponen yang ada dalam waktu singkat seperti penari, koreografer, pemusik, artistik, kostum, dan narasi menjadi tantangan besar. Apalagi produk seni ini dipentaskan dengan jumlah penonton terbatas yang dapat menyaksikan secara langsung dikarenakan masa pandemi yang masih berlangsung saat ini.
Tafsir didalam garapan dramatari ini tentu saja memiliki perbedaan dengan pertunjukan yang ada di dalam wayang kulit atau wayang golek. ISBI Bandung melalui beberapa elemen yang ada didalamnya terus melakukan pembaruan baik dari segi cerita maupun dari segi bagaimana tafsir garapan karya seni tersebut muncul yang akan menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki oleh ISBI Bandung.

TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG  TAMAN 1000 BULAN JADI SAKSI INGAR JANJI SOMANTRI KEPADA SOKASRANA DI GEDUNG KESENIAN SUNAN AMBU ISBI BANDUNG

“Acara ini sangat menarik dan luar biasa, besar harapan saya semoga bisa terselenggarakan lagi di tahun-tahun akan datang dan semoga di tahun yang akan datang kita sehat kembali, keadaan normal, bisa menikmati seluruh acara-acara kegiatan di kampus ini,” ucap Presiden BEM ISBI Bandung L Gilang Hermansyah.
Ikhwan, Wakil Sekretaris V (Mendagri) BEM juga ikut mengapresiasi dramatari ini turut merasakan pesona dari para karakter yang muncul pada dramatari ini. 
Selain itu, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Karawitan Rio Gelar Widiharsono juga turut hadir mewakili HIMAKA, ia mengutarakan kekaguman dan rasa takjub akan pesona dari para pemain yang sangat menjiwai karakter wayang yang mereka mainkan. Ia merasakan para karakter wayang tersebut lebih hidup dan nyata. Ia pun menambahkan bahwa dramatari ini menyadarkan para penonton bahwa yang buruk rupa tidak tentu hatinya juga buruk.
Setelah menyaksikan dramatari ini, terlihat wajah para penonton yang senang dan puas akan suguhan yang disajikan kepada mereka. Mereka berharap ISBI Bandung lebih sering lagi menggelar acara yang serupa pada waktu yang akan datang. Tidak hanya dilakukan dalam 1 kali pementasan saja agar makin banyak kesempatan bagi masyarakat yang lain untuk dapat melihat dan merasakan langsung karya seni ini.
“Pementasanya udah keren, jadi sangat disayangkan kalau pementasan hanya ditonton oleh penonton yang sedikit dengan penampilan 1 kali saja,” ungkap salah satu penonton.
Para pimpinan ISBI Bandung mengucapkan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh tim produksi yang terlibat dan para talent yang luar biasa dalam menyajikan gagasan menjadi karya seni yang penuh dengan kekayaan artistik dan kekayaan diberbagai lini seperti gerak, bunyi, alur dramatik yang menghasilkan sebuah tontonan yang memikat dan menakjubkan.

#ISBIBandung
#KampusMerdeka
#MerdekaBelajar
#CentreOfCreativityBasedOnCulturalZone

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Angklung dan Musik Bambu
  • Seni Tari Sunda

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Lembaga


Unit Pelaksana Teknis

  • UPT Perpustakaan
  • UPT Teknologi Informasi
  • UPT Ajang Gelar dan Busana Pertunjukan
  • UPT Kantor Urusan Internasional

Biro Akademik dan Umum

  • Bag. Akademik dan Kemahasiswaan
    • Subbag. Akademik
    • Subbag. Kemahasiswaan
  • Bag. Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat
    • Subbag. Perencanaan
    • Subbag. Kerja sama dan Hubungan Masyarakat
  • Bagian Umum dan Keuangan
    • Subbag. Keuangan
    • Subbag. Tata Usaha, Hukum dan Kepegawaian
    • Subbag. Rumah Tangga dan Barang Milik Negara