Berita ISBI Bandung


Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung akan memasuki usia 51 tahun. Mengangkat tema "Sinergitas dan Kreativitas ISBI Bandung untuk Masyarakat" dalam perayaan Dies Natalis yang akan diselenggarakan kali ini, ISBI Bandung berupaya untuk terus meningkatkan sinergitas, kreativitas, dan manfat nyata bagi masyarakat. Selain itu, diharapkan munculnya kreativitas yang bersinergi dengan keadaan masa kini namun tidak meninggalkan seni budaya tradisi.
Rektor ISBI Bandung Dr. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum., mengatakan bahwa pada perayaan Dies Natalis ISBI Bandung tahun ini terdapat kegiatan yang menjadi pembeda dari perayaan Dies Natalis ISBI Bandung pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kolaborasi dan pelibatan masyarakat akan jadi hal pembeda dalam peringatan Dies natalis ISBI Bandung kali ini,” ucap Een, dalam Konferensi Pers terkait perayaan Dies Natalis ke-51 ISBI Bandung, di Loby Gedung Sunan Ambu, ISBI Bandung, Selasa (1/10/2019).

Dia mengatakan bahwa pada perayaan kali ini, ISBI Bandung banyak mengadakan beragam kegiatan yang melibatkan masyarakat, seperti menggelar bakti sosial.
“ISBI Bandung berupaya terbuka dan kehadirannya dapat dirasakan oleh masyarakat banyak. Tentu tidak hanya dalam hal kreativitas, namun juga hal-hal yang bersifat sosial, seperti sunatan massal yang telah dilaksanakan kemarin. Kita juga bekerjasama dengan PMI kota Bandung untuk menggelar donor darah, dan juga bekerjasama dengan Puskesmas Cijagra dalam upaya sosialisasi bahaya tembakau,” paparnya.
ISBI Bandung sebagai salah satu perguruan tinggi seni yang berkontribusi dalam hal peningkatan kualitas dan pelestarian seni budaya yang ada di Jawa Barat. Upaya ISBI Bandung dalam pengimplementasian UU No.5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yaitu dengan menjalin kerjasama yang tertuang dalam MoU dengan sejumlah pemerintah daerah yang ada di Jawa Barat.
“Hal tersebut juga merupakan bagian dari sinergitas ISBI Bandung dengan pemerintah daerah, yang telah menjalin kerjasama secara formal dengan ISBI Bandung diantaranya Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bogor, DKI Jakarta, Banten, Luar Negeri, dan akan menyusul nanti saat perayaan Dies Natalis yaitu penandatanganan MoU dengan Kabupaten Bandung,” ucap Een.
Perayaan Dies Natalis ke-51 ISBI Bandung akan diisi dengan berbagai kegiatan yang rencananya akan diselenggarakan pada 5,7 dan 8 Oktober 2019.
Pada Sabtu, 5 Oktober 2019, memuat sidang terbuka senat, orasi ilmiah oleh Syarif Bastaman, peluncuran buku Pemajuan Kebudayaan, arak-arakan peserta sunatan massal dengan dengan Helaran Sisingaan, lomba menggambar bagi tingkat TK & SD se-Bandung raya, kolaborasi musik 5 (lima) negara, bioskop keliling berikut layar tancap, aksi 500 pendekar pencak dan pertunjukan perwakilan paguron, pementasan wayang golek dengan lakon “Kumbakarna Gugur” dari Ki Dalang Adhi Konthea Kosasih Sunarya.
Terkait dengan peluncuran buku, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ISBI Bandung, Dr. Arthur Supardan Nalan, S.Sen, M.Hum., mengatakan bahwa peluncuran buku Pemajuan Kebudayaan dalam rangkaian acara kali ini merupakan perwujudan cita-cita pada Dies Natalis tahun sebelumnya.
"Kini, cita-cita meluncurkan buku Pemajuan Kebudayaan telah terlaksana. Tanggung jawab kami perihal pemajuan kebudayaan tak sebatas itu, selalu ada upaya setiap tahun," ucap Arthur.
Pada Senin, 7 Oktober akan digelar acara Bandung Dance Festival (BDF) dengan rangkaian acara Talkshow “Geliat Tari di Bumi Tradisi”, Workshop Ketubuhan Dr. Tony Supartono,M.Sn., dan Moch. Wail Irsyad, S.Sn, serta Pertunjukan Karya Tari dari 27 komunitas terutama sekolah-sekolah seni tingkat SMK dari berbagai kota di Jawa Barat.
“Sekolah-sekolah seperti SMKN 10 Bandung, SMK Seni di Cirebon, Majalengka, Subang, dan Tasikmalaya ini sebagai embrio dalam peningkatan kualitas seni. Harapannya sehingga sekolah-sekolah seni yang baru tumbuh tersebut bisa kita lihat sehingga kita tampung karya-karya mereka. Jadi kami melakukan upaya kerjasama sehingga bisa lebih meningkatkan kualitas sekolah tersebut,” ucap Een.
Pada Selasa, 8 Oktober akan diselenggarakan berbagai pagelaran karya dosen dan mahasiswa, dengan pertunjukan tari yang merupakan penelitian berbasis seni berjudul Dramatari Amba Bisma karya Prof. Iyus Rusliana yang menceritakan lakon Mahabrata, serta pertujukan Tari Yuda Wiyata oleh Dr. Lilis Sumiati, S.Sen., M.Si.
Selain itu, terdapat kegiatan Restorasi Film dan Festival Film Budaya Nusantara (FFBN) 2019 dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-51 ISBI Bandung.
Sebagai bentuk kerjasama Prodi Televisi dan Film Fakultas Budaya dan Media ISBI Bandung dengan Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kemendikbud akan diselenggarakan kegiatan Restorasi Film “Bintang Ketjil” dan “Tiga Dara” pada 8 dan 9  Oktober 2019, di CGV Metro Indah Mall. FFBN 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 17, 18, 19 Oktober 2019 dengan menggelar workshop sinema, pemutaran karya-karya film peserta FFBN 2019 yang telah lolos seleksi dan pemberian penganugerahan pada malam puncak tanggal 19 Oktober 2019.***

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Musik Bambu

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Biro Akademik dan Umum

SIMPT