• Registrasi Akun LTMPT Tahap ke-2


    Registrasi Akun LTMPT Tahap ke-2, diperuntukkan bagi peserta yang akan mendaftar UTBK dan SBMPTN 2020.
    Silahkan pahami serangkaian ketentuannya.

  • Seniman Kudu Merangan Narkoba

    Mangle, Edisi 14 - 20 September 2017

  • Sentuhan Sutradara Cantik Rani Dalam Pertunjukan “Paman Tercinta”


    Sumber foto: (prabunews.com)
    Rani Ariyanti, mahasiswa Jurusan Teater, Fakultas Seni Pertunjukan di Institut Seni Budaya Indonesia Bandung yang kini duduk di semester VI sukses menyutradai pertunjukan teater yang berjudul “Paman Tercinta”, dalam rangka ujian minat penyutradaan.

    Bandung, Prabunews.com – Sutradara cantik nan muda Rani Ariyanti sukses menggelar pertunjukan teater dengan judul “Paman Tercinta”.

    Sumber foto: (prabunews.com)
    Naskah paman tercinta karya Charless Lee saduran Walt Rasjad Situmeang berkisah tentang kehidupan perawan tua kakak beradik yang mencintai laki-laki yang sama, yaitu Paman Sutedja yang saat itu menyewa rumah dari dua orang bersaudara ini.
    Pada awalnya kedua sodara ini saling berharap untuk dipinang oleh paman sutedja ini, tapi pada akhirnya, mereka memutuskan untuk menolak lamaran paman sutedja karena menganggap jika hubungan bahkan kehidupan mereka jadi tidak baik dengan adanya paman sutedja ini, walaupun dengan perasaan berat hati.

  • Sherlilab dan ISBI Bandung Tampilkan Karya Meniti Jejak dan Huhh Hahh Hihh di Gedung Sunan Ambu

    Sherlilab (Sherli Novalinda Dance Laboratory), sebuah komunitas seni yang berada di kota PadangPanjang- Sumatera Barat akan menyelenggarakan pentas tour di beberapa kota di Indonesia. dua nomor pertunjukan tari kontemporer yang berjudul Meniti Jejak dan  Huhh Hahh Hihh siap dipergelarkan di Medan, Bandung, dan Padang pada September 2017. Tampil di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung   pada tanggal 15 September  pukul 20.00 wib

  • Surat Edaran KEMENRISTEKDIKTI perihal Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan

  • SURAT EDARAN PENGISIAN DATA NOMOR PENDAFTAR KIP KULIAH DAN PENDAFTARAN SNMPTN BAGI PENDAFTAR KIP KULIAH

      
      
    (Sumber foto: Akun Instagram @ltmptofficial)

    SURAT EDARAN TENTANG PENGISIAN DATA NOMOR PENDAFTARAN KIP KULIAH DAN PENDAFTARAN SNMPTN BAGI PENDAFTAR KIP KULIAH
    LTMPT secara resmi mengeluarkan Surat Edaran dengan nomor : 07/SE.LTMPT/2020 tentang pengisian data nomor pedaftaran KIP Kuliah dan pendaftaran KIP Kuliah.
    Gambar diatas merupakan prosedur pendaftaran SNMPTN menggunakan KIP Kuliah di laman https://portal.ltmpt.ac.id

  • Surat Edaran RISTEKDIKTI perihal Peringatan Hari Pancasila

     

  • Tarawangsawelas, Duo yang Kenalkan Tarawangsa ke Eropa, Maret Ini Akan Tampil di Rusia


    (Sumber Foto: TRIBUNJABAR.ID)

    Alumni Institut Seni Budaya Indonesia Bandung jurusan Karawitan, Teguh Permana dan Wisnu Ridwana yang tergabung dalam Tarawangsawelas terkenal di Eropa
    Penulis: Putri Puspita Nilawati
    Editor: taufik ismail

    TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Berkembangnya teknologi membuat generasi masa kini bisa dengan mudah membuat instrumen lagu yang diinginkan.
    Hanya dengan satu alat saja, sekarang bisa menghadirkan berbagai instrumen dari berbagai alat musik lain.
    Di balik berkembangnya alat musik modern, generasi masa kini pun sudah banyak yang meninggalkan alat musik tradisional.
    Padahal alat musik tradisional mampu menghadirkan instrumen yang memberikan energi berbeda kepada pendengarnya.
    Sadar akan menjaga kekayaan Indonesia, dua pemuda asal Bandung, Teguh Permana (tarawangsa) dan Wisnu Ridwana (jentreng) membuat grup duo dengan nama Tarawangsawelas.
    Tarawangwelas merupakan kelompok musik etnik mistikal dari Bandung, Jawa Barat.
    Mereka memainkan musik tarawangsa (gesek) dan jentreng (petik) yang merupakan alat musik tradisional dari Jawa Barat.
    Alat musik itu dikombinasikan dengan beberapa efek pedal modern, seperti psychedelical yang cukup kuat melalui komposisi drone elektronik.
    Grup duo asal Bandung ini dibentuk sejak tahun 2011 dengan nama Tarawangsawelas, kemudian sejak Juni 2019 resmi berganti nama menjadi Welas dengan alasan lebih mudah diingat dan diucapkan.

  • thejakartapost.com "Taking Gamelan Music and Indonesian Dance Worldwide"


    (Sumber foto: The Jakarta Post)

    F.X. Widaryanto’s autobiography Catatan Tiada Henti (Endless Notes) features simple and flowing narratives, making it an interesting read.
    The author, who is a doctor of arts and a senior dance lecturer at Bandung’s Institute of Indonesian Arts and Culture (ISBI), formerly called the Indonesian/ASTI Academy of Dance, told his story when he was invited to share his knowledge with other academics at the Residential College of the University of Michigan in Ann Arbor, the United States. The assignment lasted from Sept. 3, 2010, to April 30, 2011.
    One of the highlights in the book was the story of when he started a Javanese gamelan workshop during an ethnomusicology class at the University of Michigan’s North Campus.
    The gamelan rhythms are usually slow and gentle, which is very different from the fast-paced American music culture.
    But the difference is something that student participants, most of whom were foreign to gamelan, found interesting. At first, these students did not dare to beat the gamelan loudly because they were afraid of hitting the wrong tone, but over time they found their mojo slowly with the gamelan instruments.
    Other than gamelan, Widaryanto also teaches traditional Indonesian dances with some additional choreography.
    In the book, the author shared his experiences introducing the shaman dance from Aceh, Nias Island’s war and inang dances, Riau’s zapin dance, Kalimantan’s belian dayak benuaq healing dance, Sulawesi’s serep api — which shows immunity over fire — Jakarta’s Betawi mask dance and the baris gede and barong rangda dances from Bali.
    The results of Widaryanto’s work in the US is now evident with more and more foreign students becoming interested in learning gamelan and traditional Indonesian dance.
    Another interesting section in the book is the story of how Widaryanto and another dance expert, Sardono W. Kusumo, collaborated to develop the concept of a community college in the arts scene that involved Indonesian and American students.
    The concept included a student exchange, the creation of an arts education system based on creativity and the creation of arts knowledge. This autobiography, which portrays the journey and experience of sharing art with foreign students in the US, is one way to globalize the community college concept to preserve and develop arts.
    _______________

    'Catatan Tiada Henti' (Endless Notes)
    Author: F.X. Widaryanto
    Publisher: Postgraduate IKJ, Jakarta, 2019
    Size: 470 pages, 13 x 20 cm
    ISBN: 978-602-72734-3-6
    Notes: 613 words

    Sumber: https://www.thejakartapost.com/news/2020/03/02/taking-gamelan-music-and-indonesian-dance-worldwide.html#_=_
    Diakses pada: Senin, 02 Maret 2020 Pukul 09.30 WIB

  • Undangan Halal Bihalal Institut Seni Budaya Indonesia Bandung
  • Vinnilya Huanggrio, Mahasiswa angkatan 2017 Fakultas Seni Rupa dan Desain, Jurusan Tata Rias dan Busana, dinobatkan sebagai Super Model E John yang digelar pada 28 Januari 2018 di Neo Soho Mall, Jakarta. Civitas akademika ISBI Bandung mengucapkan selamat,
  • Vinnilya, Mahasiswa Tata Rias Busana dinobatkan Super Model El John

    Vinnilya Huanggrio, Mahasiswa angkatan 2017 Fakultas Seni Rupa dan Desain, Jurusan Tata Rias dan Busana, dinobatkan sebagai Super Model E John yang digelar pada 28 Januari 2018 di Neo Soho Mall, Jakarta. Civitas akademika ISBI Bandung mengucapkan selamat, sukses ke ajang selanjutnya The Supermodel International 2018 dan selalu kukuh memuliakan Seni Budaya Nusantara.

  • Workshop Koreografi Sherli Novalinda

    Workshop Koreografi
    Pemateri Sherli Novalinda Koreografer Europalia Art Festival 2017 (Dosen ISI Padang Panjang)
    13/15 Seprember 2017

    FREE !!! Peserta Terbatas !!!

    13 September 2017 Pukul  09.00-12.00 WIB
    Taman Budaya Sumatera Utara
    Jl. Perintis Kemerdekaan No. 33 Medan
    CP. Ojax Manaju 081361257934

    15  September 2017 Pukul 09.00-1200 WIB
    Gedung Pertunjukan Sunan Ambu
    Jl. Buah Batu No. 212
    CP. Suci 081266097200

  • “Keikhlasan Menuju Sang Khalik” Silaturahmi Keluarga Besar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung 1438H

    Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung memiliki agenda rutin mengadakan kegiatan Silaturahim pada hari Rabu, tanggal 05 Juli 2017 di Gedung Kesenian Sunan Ambu. Silaturahmi tersebut bertemakan “Keikhlasan Menuju Sang Khalik”. Ratusan pegawai ISBI Bandung berserta Purna Bakti menghadiri Silaturahim dan Acara diawali dengan pembukaan pembacaan Ayat Suci Al- Qur’an oleh Ibu Nok Nasibah M. Ag dilanjutkan dengan Tausiyah Nada Canda Da’wah, yang berjudul Silih Pikanyaah oleh Bapak Enoh, M. Hum, Prof. Dr. Endang Caturwati, SST., M.S, Bapak Dede Nurjaman, S. Sn, dan Bapa Edi Mulyana, M. Sn.

     

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Angklung dan Musik Bambu
  • Seni Tari Sunda

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Lembaga


Unit Pelaksana Teknis

  • UPT Perpustakaan
  • UPT Teknologi Informasi
  • UPT Ajang Gelar dan Busana Pertunjukan
  • UPT Kantor Urusan Internasional

Biro Akademik dan Umum

  • Bag. Akademik dan Kemahasiswaan
    • Subbag. Akademik
    • Subbag. Kemahasiswaan
  • Bag. Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat
    • Subbag. Perencanaan
    • Subbag. Kerja sama dan Hubungan Masyarakat
  • Bagian Umum dan Keuangan
    • Subbag. Keuangan
    • Subbag. Tata Usaha, Hukum dan Kepegawaian
    • Subbag. Rumah Tangga dan Barang Milik Negara