• Bantuan Biaya Pendidikan KIP Kuliah


    SIARAN PERS Nomor: 25/Sipers/A6/II/2020 mengenai Bantuan Biaya Pendidikan KIP Kuliah yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
    Harap menjadi perhatian bagi para calon mahasiswa baru yang ingin mendaftar kuliah dengan bantuan biaya pendidikan KIP Kuliah.

    Sumber: (ltmpt.ac.id)

  • halal bihalal isbi bandung
  • Institut Seni Budaya Indonesia Bandung Bergabung dalam Anggota ASEAN-China Art Colledges Alliance
  • ISBI Bandung Dipercaya Kembali oleh Kemenparekraf untuk Pengembangan Desa Wisata Tahun 2020

     
      
    ISBI Bandung Dipercaya Kembali oleh Kemenparekraf untuk Pengembangan Desa Wisata Tahun 2020

    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyelenggarakan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dalam Rangka Pengembangan Desa Wisata melalui Pendampingan di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).
    Penandatanganan diteken langsung oleh Rektor ISBI Bandung, Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum dan dengan Direktorat Pengembangan SDM Pariwisata, Deputi Bidang SDM dan Kelembagaan Kemenparekraf, Dr. Wisnu Bawa Tarunajaya., SE,. MM. Diawali dengan perpanjangan MoU antara Kemenparekraf dan Kemendes, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan PKS antara Kemenparekraf dan 110 perguruan tinggi yang hadir saat itu.
    Sosialisasi program pendampingan telah dilakukan di tiga wilayah Indonesia, yaitu Indonesia Timur bertempat di Makasar, Indonesia Tengah bertempat di Bali, dan terakhir Indonesia Barat bertempat di Palembang. Sosialisasi bertujuan agar Perguruan Tinggi memahami betul program pendampingan yang dicanangkan oleh Kemenparekraf. Setelah MoU, Perguruan Tinggi dan Kemendes akan diundang kembali untuk melakukan TOT di 11 wilayah terdekat di masing-masing perguruan tinggi.
    Program ini menggunakan anggaran bersama dari Kemenparekraf, Kemendes dan Perguruan Tinggi. Anggaran Kemenparekraf dari segi pembiayaan pelatihan, anggaran Kemendes untuk sarana dan prasarana dan masing-masing perguruan tinggi diharapkan menggunakan anggaran pengabdian masyarakat dan penelitiannya untuk konsep pengembangan desa wisata, sehingga bersinergi memiliki tujuan bersama dalam mencapai output bersama untuk Pesona Indonesia.
    Selanjutnya akan ada monitoring dan evaluasi yang dilakukan Kemenparekraf bersama-sama dengan Kemendes. Monitoring dilakukan ke lapangan untuk melihat perkembangan dan mengumpulkan data –data yang dapat memberikan pola berdasarkan ciri khas yang spesifik dari setiap desa wisata yang ada. Sehingga Kemenparekraf mempunyai model dan treatment untuk pengembangan desa wisata di Indonesia. Target Kemenparekraf dalam 4 tahun kedepan semua desa wisata dapat selesai digarap.
    Rektor ISBI Bandung mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan bentuk kepercayaan Kemenparekraf kepada ISBI Bandung dalam mengembangkan desa wisata pada tahun kedua, setelah sebelumnya telah ditandatangani PKS No. 1096/IT8/KS/2019 pada tanggal 28 Februari 2019 di Jakarta. Desa Wisata yang diberikan pelatihan dan pendampingan oleh ISBI Bandung tahun 2019 adalah Desa Sitiwinangun dan Desa Jamblang Kecamatan Jamblang Cirebon, Jawa Barat. Diharapkan desa dapat naik tingkat menjadi maju dan mandiri. Namun keberadaan desa wisata nantinya tetap memegang teguh lokal genius dan kearifan budaya.

  • Jadwal Kegiatan Program Unggulan Program Studi dan Eksibisi Riset Terapan

     

  • Kalender Kegiatan Akademik ISBI Bandung, Tahun Akademik 2017/2018
  • MoU ISBI Bandung dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perak Malaysia Kampus Seri Iskandar

     
    (Foto: Kedatangan delegasi ISBI Bandung, yang disambut dengan persembahan tari selamat datang di negeri Perak oleh UiTM)

       
    (Foto: MoU ISBI Bandung dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Perak Malaysia Kampus Seri Iskandar)

    Malaysia (Rabu/26 Maret 2020) ISBI Bandung memenuhi undangan dari UiTM Cawangan Perak untuk melaksanakan penandatanganan MoU  yang dilaksanakan di kampus UiTM Cawangan Perak Malaysia Kampus Seri Iskandar pada tanggal 24-26 Februari 2020.
    Delegasi ISBI Bandung, yang dipimpin oleh Rektor ISBI Bandung, Dr. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum., didampingi oleh Dekan FSRD Dr. Supriatna, S.Sn., M.Sn., Wakil Dekan FSRD Bidang Umum dan Keuangan Dr. Mohamad Zaini Alif, S.Sn., M.Ds., Ketua Prodi Seni Rupa Murni Teten Rohandi, S.Sn., M.Sn., Sekretaris Jurusan Kriya Seni Dyah Nurhayati, S.Sn., M.Sn., Sekretaris LPPM Agus Cahyana, S.Sn.,M.Sn., Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Dede Priana, S.Sn., M.Si., dan Kepala Bagian Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat Redhiana Langen Tresna, SE.Ak. Kedatangan delegasi ISBI Bandung disambut langsung oleh rektor UiTM Perak Prof. Sr. Dr. Md. Yusof Hamid dengan persembahan tari selamat datang di negeri Perak. Dalam sambutannya, Rektor UiTM mengatakan bahwa penandatanganan MoU ini adalah penandatanganan periode kedua selama 3 tahun kedepan dimana MoU periode pertama telah berakhir pada tahun ini. Rektor UiTM mengatakan bahwa selama periode 1 MoU ISBI Bandung dengan UiTM, telah banyak kerjasama yang dilakukan oleh kedua belah pihak seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, pertukaran budaya, dan kerjasama program lainnya baik yg dilaksanakan oleh ISBI Bandung ataupun UiTM. Dengan dilanjutkannya MoU periode kedua ini Rektor UiTM berharap semakin terjalin kerjasama yang baik antara kedua belah pihak baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Diinformasikan pula bahwa dengan penandatanganan MoU ini, sudah mencakup MoU dengan seluruh 35 cawangan (cabang) UiTM yang ada di Malaysia.
    Rektor ISBI Bandung dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas undangan dari UiTM. Berharap dalam MoU periode kedua ini dapat meningkatkan kerjasama akademik antara ISBI Bandung dengan UiTM terutama dalam bidang guess lecture dan joint research. Rektor ISBI Bandung juga menyampaikan informasi tentang rencana pelaksanaan Festival Kesenian Indonesia 2020, yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 dimana ISBI Bandung akan menjadi tuan rumahnya sekaligus mengundang secara khusus kepada UiTM untuk berpartisipasi dan ikut serta mengisi program Festival Kesenian Indonesia 2020.
    Setelah serangkaian sambutan yang telah disampaikan, dilanjutkan dengan penandatangan MoU antara ISBI Bandung dengan UiTM. Bertindak sebagai saksi Penandatangan MoU dari ISBI Bandung adalah Dekan FSRD sedangkan saksi dari UiTM adalah Dr. Nur Hisham Ibrahim selaku Imbalan Rektor Penyelidikan Jaringan Industri dan Masyarakat. Setelah penandatangan dilanjutkan dengan pertemuan antara ISBI Bandung dengan Fakultas Seni Lukis dan Seni Reka UiTM untuk membahas lebih dalam mengenai program-program apa saja yang bisa dilakukan antara kedua belah pihak sebagai tindak lanjut atas penandatangan MoU.

  • NGABUBURIT DI TEMANI REKTOR ISBI BANDUNG

     

    NGABUBURIT DI TEMANI REKTOR ISBI BANDUNG

    DI ACARA NGAGGUWAR WARIS PRFM 107.50 NEWS CHANNEL

     DENGAN TEMA SENI GAMELAN DAN PENDIDIKAN NILAI

     

    Seni gamelan sebagai representasi hasil kebudayaan bangsa Indonesia, tumbuh subur di negeri orang dan dijadikan sebagai sarana belajar diberbagai perguruan tinggi. Hal tersebut terkemuka bukan tanpa alasan, dari informasi yang didapatkan terdapat sedikitnya 93 kelompok seni gamelan yang tersebar di Amerika Serikat dan hampir kebanyakan dimiliki oleh perguruan tingi terkemuka. Lalu seperti apa Nilai Pendidikan melalui Seni Gamelan??

     Simak jawabannya pada acara ngagguwar waris bersama Rektor sekaligus Co Host akan membahas bersama dengan Dosen Fakultas Seni Pertunjukan Program Studi Karawitan,                         Dr. Suhendi Afryanto, S. Kar., MM dan Dr. Lili Suparli, M. Sn, hari ini tanggal 13 Juni 2016 pukul 15.00 s.d 16.00 WIB. (iin)

  • Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Institut Seni Budaya Indonesia Bandung dengan Pemerintah Daerah Kota Cimahi

     
      
    Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara Institut Seni Budaya Indonesia Bandung dengan Pemerintah Daerah Kota Cimahi
    Kamis (27/02/2020) Dalam upaya melanjutkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia, inovasi dan inkubator bisnis, pengembangan ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, penelitian dan pengembangan bidang seni dan budaya Kota Cimahi, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung melakukan perpanjangan Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Daerah Kota Cimahi kemarin (26/02/2020) pada acara Penandatanganan Kerjasama dan Kick-Off Pelaksanaan Kelitbangan Kota Cimahi Tahun 2020 yang bertempat di Aula Gedung A Pemerintah Daerah Kota Cimahi, Jl. Rd. Demang Hardjakusumah, Blok Jati, Cihanjuang, Cimahi. Nota Kesepahaman ini ditandatangi oleh Wali Kota Cimahi Ir. H. Ajay Muhammad Priatna, M.M. dan Rektor ISBI Bandung yang diwakilkan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Sistem Informasi dan Kerjasama Dr. Suhendi Afryanto, S.Kar., M.M.

  • Peringatan Hari Lahir Pancasila
  • SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H

    SELURUH CIVITAS AKADEMIKA ISBI BANDUNG
    MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1437 H
    TAQABBALALLAHU MINNA WA MINKUM, SHIYAMANA WA SHIYAMIKUM WA AHALAHULLAHU 'ALAIK

    Semoga Allah Menerima Amalan Dari Kami dan Darimu, Juga Diterima-Nya Puasaku dan Puasamu Sekalian, Serta Semoga Allah menyempurnakannya.
    PENGUMUMAN LIBUR LEBARAN

     

  • SOSIALISASI BEBAN KERJA DOSEN (BKD) DI ISBI BANDUNG DI HADIRI OLEH 25 CALON ASESOR

     

    SOSIALISASI BEBAN KERJA DOSEN (BKD) DI ISBI BANDUNG

    DI HADIRI OLEH25 CALON ASESOR

    Jumat, 10 Juni 2016 Unit Tata Usaha, Hukum dan Kepegawaian ISBI Bandung mengadakan kegiatan Sosialisasi Beban Kerja Dosen (BKD), kinerja atau kerja dosen saat ini sangat berpengaruh kepada kualitas SDM Indonesia yang masih kalah dengan Singapura, Malaysia dan negara yang lain. Ini menjadi isu yang serius dan siapakah yang harus disalahkan mengenai hal ini?

    Menurut Prof. Dr. Ir.Joko Kustono, M.Pd Dosen Agar beban kerja dosen bisa meningkatkan kualitasnya, perlu adanya pengembangan karir karena beban kerja dosen bukan untuk mencairkan tunjangan saja tapi juga untuk kenaikan pangkat, yang artinya untuk kebaikan dosen itu sendiri. Agar kualitas dosen bisa baik, Prof. Dr. Ir. Joko Kustono, M.Pd, Dosen Universitas Malang ini mengatakan harus mengerti cara isi laporan bukti kinerja sehingga kualitas dosen maupun mahasiswa bisa meningkat.

    Berkaitan dengan kinerja atau kerja dosen saat ini seperti bukti-bukti pagelaran, penelitian, pertunjukan biasa di tulis dan di simpan namun saat ini ada Lemari Digital menurut Prof. Dr. Ir. Joko Kustono, M.Pd menjelaskan manfaat Lemari Digital ini sangat bagus yaitu untuk menyimpan File dan data-data. Sehingga data tidak tercecer atau hilang. Untuk Lemari Digital ini sudah disediakan oleh Unit Tata Usaha, Hukum dan Kepegawaian ISBI Bandung dengan membuka http://laporanbkd.isbi.ac.id/Login menggunakan NIDN masing-masing.Pemakaian lemari digital disosialisasikan juga pada akhir acara. Keterkaitan beban kerja dosen dan cara penulisan laporan dengan sistem Lemari Digital bukan menjadi beban lagi, bahkan meningkatkan kualitas yang saling asah, asih dan asuh.

    Pentingnya asesor juga di Perguruan tinggiya itu untuk memantau dosen dalam pengisian laporan sehingga pentingnyaAsesor merupakan asset bagi perguruan tinggi.Asesoradalah seseorang yang berhak melakukan asesmen terhadap suatu kompetensi, sesuai dengan ruang lingkup asesmennya. Dimana asesor akan berwenang dalam menilai dan memutuskan hasil Uji Kompetensi.

    Menurut pedoman Dikti bahwa seorang asesor bisa dari dalam perguruan tinggi yang berkaitan atau dari perguruan tinggi yang lain. Ini tak lain hanya ingin menjadikan kualitas Dosen di Indonesia Khususnya di ISBI menjadi baik (iin).

  • Struktur ISBI Bandung
  • Surat Edaran KEMENRISTEKDIKTI perihal Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan

  • thejakartapost.com "Taking Gamelan Music and Indonesian Dance Worldwide"


    (Sumber foto: The Jakarta Post)

    F.X. Widaryanto’s autobiography Catatan Tiada Henti (Endless Notes) features simple and flowing narratives, making it an interesting read.
    The author, who is a doctor of arts and a senior dance lecturer at Bandung’s Institute of Indonesian Arts and Culture (ISBI), formerly called the Indonesian/ASTI Academy of Dance, told his story when he was invited to share his knowledge with other academics at the Residential College of the University of Michigan in Ann Arbor, the United States. The assignment lasted from Sept. 3, 2010, to April 30, 2011.
    One of the highlights in the book was the story of when he started a Javanese gamelan workshop during an ethnomusicology class at the University of Michigan’s North Campus.
    The gamelan rhythms are usually slow and gentle, which is very different from the fast-paced American music culture.
    But the difference is something that student participants, most of whom were foreign to gamelan, found interesting. At first, these students did not dare to beat the gamelan loudly because they were afraid of hitting the wrong tone, but over time they found their mojo slowly with the gamelan instruments.
    Other than gamelan, Widaryanto also teaches traditional Indonesian dances with some additional choreography.
    In the book, the author shared his experiences introducing the shaman dance from Aceh, Nias Island’s war and inang dances, Riau’s zapin dance, Kalimantan’s belian dayak benuaq healing dance, Sulawesi’s serep api — which shows immunity over fire — Jakarta’s Betawi mask dance and the baris gede and barong rangda dances from Bali.
    The results of Widaryanto’s work in the US is now evident with more and more foreign students becoming interested in learning gamelan and traditional Indonesian dance.
    Another interesting section in the book is the story of how Widaryanto and another dance expert, Sardono W. Kusumo, collaborated to develop the concept of a community college in the arts scene that involved Indonesian and American students.
    The concept included a student exchange, the creation of an arts education system based on creativity and the creation of arts knowledge. This autobiography, which portrays the journey and experience of sharing art with foreign students in the US, is one way to globalize the community college concept to preserve and develop arts.
    _______________

    'Catatan Tiada Henti' (Endless Notes)
    Author: F.X. Widaryanto
    Publisher: Postgraduate IKJ, Jakarta, 2019
    Size: 470 pages, 13 x 20 cm
    ISBN: 978-602-72734-3-6
    Notes: 613 words

    Sumber: https://www.thejakartapost.com/news/2020/03/02/taking-gamelan-music-and-indonesian-dance-worldwide.html#_=_
    Diakses pada: Senin, 02 Maret 2020 Pukul 09.30 WIB

Pencarian

Institut Seni Budaya Indonesia Bandung

Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan program Vokasi, Sarjana dan Pascasarjana dibidang Seni dan Budaya.

Jl. Buah Batu No. 212 Bandung 40265
Telp. (022)-7314982, 7315435; Fax. (022) - 7303021
Laman http://www.isbi.ac.id ; Email isbi@isbi.ac.id 

 

Pascasarjana


Fakultas Seni Pertunjukan

  • Seni Tari
  • Seni Karawitan
  • Seni Teater
  • Seni Angklung dan Musik Bambu
  • Seni Tari Sunda

Fakultas Seni Rupa dan Design

  • Seni Rupa Murni
  • Kriya Seni
  • Rias dan Busana

Fakultas Budaya dan Media

  • Antropologi Budaya
  • Film dan Televisi

Lembaga


Unit Pelaksana Teknis

  • UPT Perpustakaan
  • UPT Teknologi Informasi
  • UPT Ajang Gelar dan Busana Pertunjukan
  • UPT Kantor Urusan Internasional

Biro Akademik dan Umum

  • Bag. Akademik dan Kemahasiswaan
    • Subbag. Akademik
    • Subbag. Kemahasiswaan
  • Bag. Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat
    • Subbag. Perencanaan
    • Subbag. Kerja sama dan Hubungan Masyarakat
  • Bagian Umum dan Keuangan
    • Subbag. Keuangan
    • Subbag. Tata Usaha, Hukum dan Kepegawaian
    • Subbag. Rumah Tangga dan Barang Milik Negara